YEDID JA EZRA, 2EA19, 17211503, Universitas GUNADARMA

Rabu, 21 Desember 2011

TUGAS 3 ILMU BUDAYA DASAR

kebudayaan nasional



Kebudayaan nasional adalah Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199


Unsur – unsur yang Melandasi Kebudayaan
Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)

Teknologi merupakan salah satu komponen kebudayaan.
Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.
Masyarakat kecil yang bertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional (disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik), yaitu:

Ø  alat-alat produktif
Ø  senjata
Ø  wadah
Ø  alat-alat menyalakan api
Ø  makanan
Ø  pakaian
Ø  tempat berlindung dan perumahan
Ø  alat-alat transportasi


Kesenian

Karya seni dari peradaban Mesir kuno.
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.


Sistem ilmu dan pengetahuan
 
Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan. Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error).

Sistem pengetahuan tersebut dikelompokkan menjadi :

1.       pengetahuan tentang alam
2.       pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya
3.      pengetahuan tentang tubuh manusia, pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia
4.      pengetahuan tentang ruang dan waktu


Bahasa

Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.


Sistem mata pencaharian

Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja, di antaranya:

·         Berburu dan meramu
·         Beternak
·         Bercocok tanam di ladang
·         Menangkap ikan


 Sistem kekerabatan dan organisasi sosial

Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur sosial. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan.
Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. Anggota kekerabatan terdiri atas ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan seterusnya.
Dalam kajian sosiologi-antropologi, ada beberapa macam kelompok kekerabatan dari yang jumlahnya relatif kecil hingga besar seperti keluarga ambilineal, klan, fatri, dan paroh masyarakat. Di masyarakat umum kita judibentuk ga mengenal kelompok kekerabatan lain seperti keluarga inti, keluarga luas, keluarga bilateral, dan keluarga unilateral.

       Sementara itu, organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.


      Pengaruh Positif dan Negatif Kebudayaan Asing Terhadap Kebudayaan Nasional

       Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.

      Pengaruh positif terhadap nilai- nilai nasionalisme

a)     Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
b)     Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
c)      Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.


Pengaruh negatif terhadap nilai-nilai nasionalisme


ü  Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang

ü  Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.

ü  Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.

ü  Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.

ü  Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.


      Pengaruh Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda

       Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

       Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

       Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.

      Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.




Pengaruh budaya kuno dan modern terhadap kebudayaan asing




      Di pesisir kepulauan Indonesia banyak budaya kuno yang berakar, sementara sepanjang sejarah selama berabad-abad hingga saat ini Indonesia telah dipengaruhi oleh budaya India, Cina, Arab, hingga Eropa. Akhir-akhir ini budaya populer global termasuk internet telah berpengaruh besar dalam cara hidup masyarakatnya. Budaya asing dan tradisi, bagaimanapun diserap dan diasimilasi oleh masyarakatnya yang menciptakan kreasi baru yang unik yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia.

       Indonesia memang kaya akan kesenian dan kerajinan. Dalam bidang tekstil, Sumatera menghasilkan sarung tenun emas dan perak terbaik, yang dikenal sebagai songket. Wanita di Sulawesi Selatan membuat sutra tenunan berwarna-warni, sementara Bali, Flores dan Timor menghasilkan beberapa tekstil terbaik dari serat alami dengan menggunakan motif rumit.

       Dalam kerajinan kayu, perajin Bali memproduksi patung yang indah, seperti halnya suku Asmat di Papua, baik tradisional maupun modern. Pengrajin di Jawa Tengah menghasilkan perabotan ukir yang halus sedangkan pembuat kapal dari bugis Sulawesi Selatan terus membangun kapal layar  "Phinisi" yang agung di  laut Indonesia sampai hari ini.

       Berbagai jenis perbedaan budaya dan tradisi di seluruh negara ini juga dinyatakan dalam acara yang banyak dan menarik, baik acara agama atau acara terkenal yang diselenggarakan sepanjang tahun. Anda dapat melihat upacara agama Hindu Dharma yang meriah diadakan terus menerus di Bali, prosesi pemerintahan selama Sekaten di Yogyakarta, serta Festival Tabot di Bengkulu. Sumatera, untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Upacara Waisak agama Budha diadakan setiap tahun di sekitar Borobudur, seperti festival Toa Peh Kong Cina di Manado. Sedangkan Hari Raya kematian diadakan di Toraja, kedua duanya diadakan di pulau Sulawesi, dan upacara Kasada yang diadakan setiap akhir tahun di Gunung Bromo, Jawa Timur, untuk menenangkan jiwa nenek moyang dan para Dewa.

       Lalu, ada juga perayaan dalam bentuk perang suku di Lembah Wamena Papua, karapan sapi di Madura yang diadakan sebagai ungkapan syukur setelah panen, juga festival “nyale” di Lombok yaitu acara mencari cacing laut pada bulan Februari, dan masih banyak lagi acara yang diselenggarakan di seluruh pulau. Dan acara puncaknya Nyepi yaitu hari besar umat Hindu di Bali  merupakan hari meditasi dimana semua lampu, api, suara, termasuk pesawat dan mobil dilarang beroperasi dalam 24 jam. Nyepi menjadi tradisi internasional yang dapat mengurangi polusi dan pemanasan global.

      Indonesia juga kaya dengan pentas seni. Sendra Tari Ramayana yang indah digelar pada musim kemarau di pelataran Candi Prambanan saat sinar bulan purnama. Tari-tarian Indonesia sangat beragam, dramatis, dan menghibur. Mulai dari tari yang bersinkronisasi yaitu tari saman dari Aceh sampai tarian yang gemulai dari Jawa yang diiringi suara gamelan,  atau tari perang di Kalimantan, Papua, dan Sulawesi.

      Pengaruh Cina dapat terlihat di sepanjang Pantai Utara Jawa mulai dari motif batik Cirebon dan Pekalongan sampai mebel dan pintu ukiran yang halus dari Kudus, Jawa Tengah. Ada juga baju pengantin sulam emas yang rumit dirangkai begitu elok dari Sumatra Barat.

       Indonesia tidak melulu kebudayaan warisan leluhur. Saat ini, dalam bidang musik, di ibukota Jakarta, Java Jazz Festival menjadi acara music  jazz tahunan bagi musisi jazz Indonesia dan mancanegara. Indonesia juga bangga memiliki beberapa band ternama,  penyanyi rock dan pop terbaik. Band seperti Nidji, Ungu, Slank, dan penyanyi seperti Iwan Fals, Rossa, Anggun, Agnes Monica, Krisdayanti, Ari Lasso, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mereka tidak pernah gagal membuat sensasi panggung bahkan telah menghibur penggemarnya hingga negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Wujud kebudayaan daerah di Indonesia

Rumah adat

  • Aceh: Rumoh Aceh
  • Sumatera Barat: Rumah Gadang
  • Sumatera Selatan: Rumah Limas
  • Jawa: Joglo
  • Papua: Honai
  • Sulawesi Selatan: Tongkonan (Tana Toraja), Bola Soba (Bugis Bone), Balla Lompoa (Makassar Gowa)
  • Sulawesi Tenggara: Istana buton
  • Sulawesi Utara: Rumah Panggung
  • Kalimantan Barat: Rumah Betang
  • Nusa Tenggara Timur: Lopo
  • Maluku: Balieu (dari bahasa Portugis)

Tarian

Ø  Jawa: Bedaya, Kuda Lumping, Reog
Ø  Bali: Kecak, Barong/ Barongan, Pendet
Ø  Maluku: Cakalele, Orlapei, Katreji
Ø  Aceh: Saman, Seudati
Ø  Minangkabau: Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, Tari Randai, Tari Lilin
Ø  Betawi: Yapong
Ø  Sunda: Jaipong, Tari Topeng
Ø  Timor NTT: Likurai, Bidu, Tebe, Bonet, Pado'a, Rokatenda, Caci
Ø  Batak Toba & Suku Simalungun: Tortor
Ø  Sulawesi Selatan: Tari Pakkarena, Tarian Anging Mamiri, Tari Padduppa, Tari 4 Etnis
Ø  Sulawesi Tengah: Dero
Ø  Gorontalo : Tari Saronde , Tari Elengge ,Tari Dana-Dana ,Tari Polopalo ,Tari Pore-Pore
Ø  Pesisir Sibolga/Tapteng: Tari Sapu Tangan , Tari Adok , Tari Anak , Tari Pahlawan , Tari Lagu Duo , Tari Perak , Tari Payung
Ø  Riau: Persembahan, Zapin, Rentak Bulian, Serampang Dua Belas
Ø  Lampung: Bedana, Sembah, Tayuhan, Sigegh, Labu Kayu
Ø  Irian Jaya: ( Musyoh, Selamat Datang )
Ø  Nias: Famaen

Patung

  • Jawa: Patung Buto, patung Budha.
  • Bali: Garuda.
  • Irian Jaya: Asmat.

Pakaian

  • Jawa: Batik.
  • Sumatra Utara: Ulos, Suri-suri, Gotong.
  • Sumatra Utara, Sibolga: Anak Daro & Marapule.
  • Sumatra Selatan Songket
  • Lampung: Tapis
  • Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur
  • Bugis - MakassarBaju Bodo dan Jas Tutup, Baju La'bu
  • Papua Timur : Manawou
  • Papua Barat : Ewer
  • NTT:

Suara

a)       Jawa: Sinden.
b)      Sumatra: Tukang cerita.
c)       Talibun: (Sibolga, Sumatera Utara)
d)      Gorontalo: (Dikili)

Sastra/tulisan

v  Jawa: Babad Tanah Jawa, karya-karya Ronggowarsito.
v  Bali: karya tulis di atas Lontar.
v  Sumatra bagian timur (Melayu): Hang Tuah
v  Sulawesi Selatan Naskah Tua Lontara

SEGMENTASI PASAR BAB 3

Definisi Segmentasi Pasar

Suatu perusahaan tidak dapat terhubung dengan semua pelanggannya di pasar yang luas dan besar,luas,atau beragam. Tetapi mereka dapat membagi pasar seperti itu menjadi kelompok konsumen atau segmen dengan kebutuhan dan keinginan berbeda. Namun pemasar juga mampu melihat perbedaaan-perbedaan karakter ataupun perilaku pasar yang ada. Karena perilaku pemasar pada kenyataan lebih heterogen.keputusan ini memerlukan pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen dan pemikiran strategis yang saksama.

 Secara garis besar,segmentasi pasar merupakan proses pembagian pasar yang semula bersifat heterogen menjadi beberapa kelompok yang berperilaku lebih seragam. secara umum,tujuan sgmentasi pasar adalah untuk memperoleh bagian pasar yang mempunyai karakter dan berperilaku yang lebih seragam.


Persyaratan Segmentasi Pasar Yang Efekti
 
Ada beberapa kriteria segmantasi pasar yang harus dipenuhi agar segmentasi pasar dapat bergerak secara efektif,yaitu :
a. Terukur(measurable)
Terdiri atas ukuran,daya beli dan karaktistik segmen dapat diukur
b. Substansial
merupakan segmen yang cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. misalnya,tidak menguntungkan bagi produsen mobil bila mereka hanya mengembangkan mobil untuk orang yang tingginya kurang dari 4 kaki.
c. Dapat Diakses
merupakan segmentasi pasar yang dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
d. Dapat Didiferensiasi
merupakan segmen yang dapat dibedakan konseptual dan mempunyai respon yang berbeda terhadap elemen dan pogram bauran pemasaran yang berbeda. 
e. Dapat Ditindaklanjutin
merupakan segmen yang efektif yang dapat diformulasikan untuk dapat menarik dan melyani segmen.

Kriteria Segmentasi Pasar
 
Adapun jenis kriteria segmentasi pasar ialah menyesuaikan program pemasaran agar dapat mengenali perbedaan pelanggan.

Kriteria segmentasi pasar tersebut terdiri atas beberapa bagian sbb:
1. Segmentasi Geografis
Segmentasi geografis merupakan pemagian pasar yang terdiri dari berbagai unit geografis seperti negara,negara bagian,wilayah,kabupaten,kota,atau lingkungan sekitar. Misalnya hotel JW Marriot menyesuaikan kamar dan lobi menurut lokasi. seperti hotel yang berada di Timur lebih kosmopolitan,sedangkan yang di Barat lebih bernuansa pedesaan. 

2. Segmentasi Demografis
Segmentasi pasar secara demografis,terbagi menjadi beberapa kelompok-kelompok berdasarkan variabel-variabel seperti usia,ukuran keluarga,siklus hidup keluarga,jenis kelamin,penghasilan,pekerjaan,pendidikan,agama,ras,generasi,kebangsaan,dan kelas sosial. segmentasi variabel sangat populer bagi pemasar. Hal ini dikarenakan variabel ini sangat erat kaitannya dengan kebutuhan dan keinginan konsumen,serta mudah diukur.
3. Segmentasi Psikografis
Psikografis merupakan ilmu yang digunakan psikologi dan demografi,agar dapat memahami konsumen. Sehingga,dalam segmentasi pasar secara psikografis pembeli dapat dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan sifat psikologis/kepribadian,gaya hidup,sikap,motivasi,ataupun nilai. Hal ini dapat dilihat ketika sikap konsumen terhadap produk tertentu.

4. Segmentasi Perilaku
Dalam segmentasi perilaku ataupun kebiasaan,pemasar membagi pembeli menjadi beberapa kelompok berdasarkan pengetahuan,sikap,penggunaan,atau respon konsumen terhadap suatu produk.


Penetapan Target Pasaran
 
Penetapan sasaran pasar merupakan pasar yang akan dilayani oleh perusahaan. Sasaran pasar perlu ditetapkan agar strategi dan program pemasaran dapat lebih terarah pada sasarannya. 
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebagai dasar penilaian masing-masing segmen pasar.
  • Luas dan pertumbuhan segmen pasar
  • Struktur pasar 
  • Tujuan dan kapasitas perusahaan
Hubungan Antara Penetapan Sasaran Pasar dan Segmentasi Pasar
 
Hubungan antara penetapan sasaran Pasar dan Segmentasi pasar dapat dilihat dalam lima pola segmen,yaitu sbb :
  • konsentrasi segmen-tunggal 
  • spesialisasi selektif
  • spesialisasi produk
  • spesialisasi pasar
  • cakupan pasar penuh
Penentuan Posisi Produk 

Dalam segmentasi pasar,penempatan posisi produk ialh dengan cara merancang atribut-atribut fungsional dan nonfungsional produk yang ditawarkan perusahaan sesuai dengan pandangan relatif konsumen dan berbeda dengan produk pesaing.
secara umum pengertian posisi produk meliputi :
1. persepsi dan preferensi konsumen adalah mencerminkan pasar sasaran
2. persepsi dan preferensi konsumen mencerminkan manfaat produk secara fungsional ataupun  
    nonfungsional menurut pandangan konsumen.
3. kedudukan konsumen menurut pemikiran konsumen

Strategi Penentuan Posisi Produk

a. Posisi berdasarkan atribut Produk
Suatu poduk dapat dilihat berbeda oleh konsumen berdasarkan kualitas,harga,penampilannya,atau modelnya.
b. Posisi berdasarkan manfaat produk
suatu produk dibedakan dengan produk pesaing berdasarkan kegunaan produk,fungsi,atau manfaat menggunakannya.
c. Posisi berdasarkan penggunaan produk
suatu produk diposisikan untuk penggunaannya berdasarkan pada saat kondisi tertentu.
d. Posisi berdasarkan pemakai produk
suatu produk dibedakan secara langsung sesuai dengan perbedaan atau kekhususan pemakai produk.
e. Posisi yang membedakan langsung dengan pesaing
suatu produk dapat dirancang berbeda secara langsung dengan cara menyinggung atau menyebut atribut produk pesaingnya.

sumber :
kotler,dr.philip,manajemen pemasaran edisi 13 jilid 1,2008,erlangga:jakarta
budiarto,teguh,dasar pemasaran seri diktat kuliah,1993

PROSES MANAJEMEN PEMASARAN BAB 2

Menurut definisi yang disetujui oleh Asosiasi Pemasaran Amerika "Manajemen Pemasaran ialah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran,penetapan harga,promosi serta penyaluran gagasan,barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi".

1. Tugas-Tugas Manajemen Pemasaran
Berikut serangkaian tugas yang menentukan keberhasilan manajemen pemasaran dan kepemimpinan pemasaran ialah sbb :
- Mengembangkan strategi dan rencana pemasaran
- Menangkap pemahaman (atau gagasan) pemasaran
- Berhubungan dengan pelanggan
- membangun merek yang kuat
- Membentuk penawaran pasar
- Menghantarkan nilai
- Mengkomunikasikan nilai
- Menciptakan pertumbuhan panjang

2. Proses Manajemen Pemasaran

Proses manajemen pemasaran dimulai dengan cara :
a. menganalisis peluang pemasaran
b. meneliti dan memilih pasar sasaran merencanakan strategi pemasaran
c. merencanakan program pemasaran
d. melakukan pengorganisasian dan pelaksanaan pemasaran
e. pengendalian usaha pemasaran
Tahap penganalisisan ini akan menghasilkan peluang pemasaran dan alternatif pasar sasaran,tahap perencanaan menghasilkan alternatif strategi pemasaran dan alternatif bauran pemasaran, tahap pelaksanaan yaitu melaksanakan alokasi sumberdaya pemasaran, dan sedangkan tahap pelaksanaan yaitu melaksanakan sumber daya pemasaran,serta tahap pengendalian mengevaluasi kinerja perusahaan.

3. Strategi Manajemen Pemasaran

gambar : strategi manajemen pemasaran
Strategi manajemen pemasaran meliputi 3 aktivitas penting,yaitu menyusun perencanan, pengendalian, dan melaksanakan. 
Menurut Kotler (2000:64),strategi pemasaran yang berorientasikan pasar ialah berupa proses manajerial untuk menngembangkan dan menjaga agar tujuan,keahlian dan sumber daya organisasi sesuai dengan peluang pasar yang terus berubah. Tujuannya ialah untuk membentuk serta menyempurnakan usaha bisnis dan produk perusahaan sehingga memenuhi target laba dan pertumbuhan. 

Untuk melakukan strategi perancanaan bisnis dapat dilaksanakan melalui 4 tahapan, yaitu :
a. Mendefinisikan misi korporasi (defining the corporate mission)
b. Menetapkan unit bisnis Strategy (estabilshing strategic business units)
c. Mengalokasikan sumber daya ke masing-masing SBU (Assigning Resource to each SBU)
d. Merencanakan bisnis baru,merampingkan bisnis lama (planning new businesses,downsizing older        businesses)

4. Pengembangan Strategi Pemasaran
 Agar suatu perusahaan dapat melakukan pengembangan strategi pemasaran mereka,dapat dilihat pada contoh permisalan sbb :
"misalkan sebuah perusahaan besar atlas yang beroperasi dalam bidang industri memutuskan untuk menjadikan pasar mesin tik elektronik konsumen rumah tangga sebagai sasarannya. Maka atlas perlu mengembangkan sebuah strategi diferensiasi dan penentuan posisi (positioning)untuk pasar sasaran tersebut. Setelah atlas meakukan peluncuran,maka atlas harus menentukan strategi produk dan dimodifikasikan pada tahap-tahap siklus hidup produk yang berbeda,seperti : pengenalan,pertumbuhan,kematangan, dan penurunan. Selanjutnya,pilihan strategi akan bergantung pada apakah perusahaan memainkan peranan sebagai pemimpin pasar,penantang,pengikut,atau pencari celah pasar. Akhirnya,strategi harus diselaraskan dengan peluang dan tantangan global yang selalu berubah-ubah.

sumber :
laksana,fajar,2008,manajemen pemasaran pendekatan praktis,yogyakarta:graha ilmu
Kotler,dr.philip,1997,manajemen pemasaran edisi revisi jilid 1,jakarta : PT Prenhallindo, 2008, manajemen pemasaran edisi 13 jilid 1,jakarta : Erlangga

DASAR PEMASARAN BAB 1

PERAN PEMASARAN DALAM PERUSAHAAN & MASYARAKAT

Definisi Pemasaran 
Dalam keseharian kita,pemasaran bukanlah suatu kalimat yang asing dan jarang kita dengar. Pemasaran ada dimana-mana. Secara formal atau informal,baik orang ataupun suatu organisasi telah terlibat dalam sejumlah besar akyivitas yang disebut dengan Pemasaran.Pemasaran yang baik yang dilakukan oleh .suatu perusahaaan ataupun organisasi,bukanlah sutu kebetulan,melainkan hasil dari perencanaan dan pelaksanaan yang cermat. karena biasanya seorang manajer pemasaran harus dapat memutuskan beberapa permasalahan seperti :"fitur apa yang harus diciptakan pada produk,harga yang ditawakan kepada pelanggan,dimana mereka harus menjual produk, dan berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan untuk biaya iklan,penjualan, ataupun internet".

Inti pengertian dari suatu Pemasaran ialah " memenuhi kebutuhan dengan cara yang menguntungkan". Seperti halnya ketika suatu perusahaan perabot menyadari bahwa ternyata masyarakat cenderung lebih menginginkan perabot yang bagus dengan harga yang murah,maka perusahaan tersebut menciptakan perabotan murah.
Definisi pemasaran menurut American Marketing Association (AMA) ialah "merupakan suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan,mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelangganan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya.


Dalam pemasaran,ada beberapa unsur pokok yang terjadi dalam kegiatan-kegiatan yang terjadi dalam pemasaran,seperti:
- Pemasar merupakan organisasi suatu perusahaan atau perorangan yang mempunyai tujuan tertentu bagi organisasi maupun
  pribadinya.
- Pemerintah 
- Barang & Jasa merupakan sesuatu bentuk yang ditawarkan produsen untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen.
- Pasar merupakan konsumen pribadi atau organisasi yang mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berwujud sebagai
  permintaan barang dan jasa dari konsumen.
- Proses Pertukaran merupakan kegiatan dari dua pihak yang masing-masing memerlukan keiatan sesuatu milik pihak yang
  lain sebagai usaha untuk memenui kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Inti Dari Suatu Pemasaran
inti penting yang ada dal suatu pemasaran ialah sbb:
1. Kebutuhan 
    merupakan syarat utama hidup dasar manusia,karena setiap makhluk hidup terutama manusia memebutuhkan
    udara,air,pakaian dan tempat tinggal untuk kebutuhan hidup.


2. Keinginan 
    setiap kebuthan yang telah ada dibenak atau dipikiran kita,akan berubah menjadi keinginan.
3. Permintaan
    permintaan merupakan keinginan akan produk-produk tertentu yang didukung oleh kemampuan untuk membeli.

Peran Pemasaran Dalam Organisasi  dan Perusahaan
Peran pemasaran dalam suatu organisasi bertujuan untuk membangun citra yang kuat,disukai,dan unik dibenak publiknya. Sehingga untuk mencapai tujuan organisasi tersebut pada ruang lingkup suatu perusahaan,dukungan dari pihak pemodal,pelaksana dan pengelola sangat diperlukan. suatu perusahaan juga mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang juga perlu dipenuhi,agar tujuan organisasi mereka dapat terpenuhi pula. 
Peran Pasar Dalam Pemasaran
secara tradisional"pasar"pasar adalah tempat dimana terjadinya inteaksi antara penjual dan pembeli untuk menjual dan membeli barang. pemasar sering kali menggunakan istilah pasar (market) untuk mencakup berbagai pengelompokan pelanggan. Biasanya pemasar memandang penjual sebagai industri dan pembeli sebagai pasar. berbicara soal pasar,pasar terbagi dalam beberapa kelompok seperti :
- pasar kebutuhan (cth :diet-seeking market)
- pasar produk (cth : pasar sepatu)
- pasar demografis (cth :pasar anak muda)
- pasar geografis (cth :pasar perancis)

Secara tidak langsung interaksi antara penjual dan pembeli dihubungkan oleh empat arus. dimana penjual dan pembeli mengirimkan barang,kounikasi,dan jasa sepertiiklan dan surat langsung kepada pasar. sebagai imbalannya mereka menerima uang dan informasi seperti sikap pelanggan dan data penjualan.

Perkembangan Konsep Pemasaran
Peran pemasaran sangat penting dalam setiap kegiatan bisnis. konsep pemasaran yang dianut oleh setiap peusahaan berbeda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor,seperti lingkungan,kondisi pasar,sifat produk,dan pandangan pemasar. Suatu perusahaan memiliki beberapa konsep yang digunakan agar dapat beroperasi,yaitu sbb:
1. Konsep produksi 
2. Konsep produk
3. Konsep penjualan
4. Konsep pemasaran
5.Konsep pemasaran holistik

sumber :
khotler,dr.philip,manajemen pemasaran edisi 13 jilid 1,2008 dan Budiarto,Teguh,dasar pemasaran seri diktat kuliah,1993